Mbah Melan pun dibantu oleh anak bungsu dalam mengembangkan akun TikTok hingga satu per satu penonton yang ingin belajar pun mengikuti akunnya.
BACA JUGA: Profil Tengku Firmansyah, Aktor Senior yang Pilih Banting Setir Jadi Tukang Las di Kanada
"Awal-awal yang nonton cuma beberapa aja sedikit, tapi lama-lama banyak, sekarang bisa ribuan, yang ikut live semua kalangan, dari anak SD, SMP, SMA, Guru-guru muda, emak-emak juga, bahkan dosen," sebutnya.
"Ya dari Jawa, luar Jawa, seluruh Indonesia, luar negeri juga ada," tambahnya.
Buah dari konsistensi, Mbah Melan kini telah mempunyai lebih dari 600 ribu followers.
Hingga pernah terbesit dalam benaknya untuk membuka tempat bimbingan belajar, walau akhirnya ia urungkan.
Nah, bagi kalian yang ingin merasakan diajar oleh Mbah Melan, ia biasanya live TikTok hampir setiap hari.
Kelas dibagi menjadi dua sesi, yaitu pukul 16.00-17.30 WIB dan 19.30-21.00 WIB.
Di luar dirinya pernah jadi pengajar, Mbah Melan menyebut motivasi mengajar didorong oleh kecintaannya terhadap matematika sejak dulu.
Ia adalah lulusan Universitas Muhammadiyah Purworejo tahun 1981.
Dirinya meneruskan studinya di Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa Yogyakarta dan lulus tahun 1985.
Kemudian ia menjadi Guru hingga akhirnya diangkat sebagai PNS.
"Tapi sebelumnya saya sudah ngajar awalnya di Sekolah Teknik sekitar tahun 1970, istilahnya dulu ilmu ukur bukan Matematika," ungkapnya.
"Jadi Guru honorer kemudian diangkat jadi PNS tahun 1976," sambungnya.
Saat ini, ia tetap menyalurkan abdinya lewat mengajar di TikTok, Mbah Melan mengaku ingin membuat anak-anak dapat menyukai matematika, bukan menganggapnya sebagai pelajaran menakutkan.
"Matematika ini bukan momok tapi menyenangkan dan tidak menakutkan karena Matematika banyak bermanfaat," tegasnya.