Perjalanan Hidup Jensen Huang, Dulu Tukang Cuci Piring Kini Punya Perusahaan Chip Komputer Raksasa di Dunia

Eza Ramadhan - Jumat, 15 Nov 2024 - 04:35 WIB
Perjalanan Hidup Jensen Huang, Dulu Tukang Cuci Piring Kini Punya Perusahaan Chip Komputer Raksasa di Dunia
Pendiri NVIDIA Jensen Huang. - Instagram/@nvidia
Advertisements

SOSOK.CO.ID - Sebagian orang mengenal NVIDIA sebagai perusahaan chip komputer yang berbasis di Amerika Serikat (AS) yang menjadi salah satu produsen unit pemrosesan grafis (GPU) terbesar di dunia.

Setelah membuat chip AI atau kecerdasan buatan yang banyak digunakan oleh pengguna komputer, perusahaan NVIDIA semakin sukses.

Tak banyak yang menduga, individu yang bertanggung jawab atas kesuksesan NVIDIA tidak berasal dari keluarga kaya; dia bahkan pernah bekerja sebagai tukang cuci piring di restoran cepat saji.

Mari kita lihat kisah inspiratif pendiri NVIDIA, mulai dari karir awalnya hingga kesuksesan perusahaannya.

Lahiran di Taiwan, Mengadu Nasib di Amerika

Kesuksesan NVIDIA dapat dikaitkan dengan Jensen Huang, yang sebelumnya tidak berasal dari keluarga kaya.

Pendiri NVIDIA itu lahir di Taiwan pada tahun 1963, tetapi saat Jensen berusia 9 tahun, dia pergi ke Tacoma, AS.

Jensen menceritakan bahwa dia sempat ditinggal orang tuanya dan dititipkan kepada pamannya yang tinggal di Amerika Serikat. Demikian melansir dari NY Post.

Jensen menyatakan bahwa orang tuanya kembali ke Amerika Serikat dari Taiwan beberapa tahun kemudian.

"Ayahku sangat ingin membesarkan kami di negara yang luar biasa ini (AS)," ungkap Jensen, pada 29 Februari 2024 lalu.  

Pernah Menerima Perundungan di Sekolah

Pada kesempatan yang sama, Jensen menyatakan bahwa saat dia kuliah di Amerika Serikat, dia pernah mendapatkan perundungan.

Orang tua Jensen mendaftarkan Jensen ke Oneida Baptist Institute, sekolah dasar yang mereka anggap prestisius di Amerika Serikat.

Namun, Jensen bertemu dengan anak-anak bandel yang memberikan tindakan perundungan kepadanya.

Meskipun dia pernah diancam dengan pisau dan mendapatkan perundungan untuk membersihkan toilet sekolah, Jensen memutuskan untuk tetap di sana.

Jensen menganggap perundungan yang dialaminya sebagai hal yang berkesan karena dia berani mengungkap keresahannya saat pidato kelulusan sekolah.

"Aku telah membersihkan banyak toilet berkat kalian semua," kenang Jensen pada masa dirinya berpidato di hadapan dosen dan rekan sekolahnya. 

HALAMAN:
Advertisements
Share:
Editor: Eza Ramadhan
Source:

BACA JUGA

Advertisements

BERITA POPULER

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

BERITA TERBARU

Advertisements

BERITA PILIHAN

Advertisements

VIDEO TERBARU

Advertisements
Advertisements
© 2024 Sosok.co.id. All Right Reserved.